Beautiful Life Postulate - See Others as Yourself = Dalil Hidup Indah - Lihat Yang Lain Sebagai Dirimu Sendiri

English Version

I = You = He/She = They = It = We

Treat others the way you want to be treated.

If we can presume that everyone and everything is us, we will be living in a great harmony. Understanding life that based upon discrimination has caused the chaos up until today. A group of people or a country or religion worshipers etc assume that they are better and more superior than others. Men think that they are more important than animals and plants (based on human's call). This ostentation has been responsible for wars, misery, affliction, distress, torture and suffering.

That's really funny, people don't want to get hurt but they keep hurting others. People like righteous people but, they keep lying. People like to have happy family but, they ruin other families' happiness. People hate being cheated by others but, they keep deluding others. 

There must be a way to understand others like understanding ourselves if we want to live in a harmony coexistence on our beautiful mother earth. Before doing something that will be affecting others, if we can always ask our conscience with a question WHAT IF I WERE HIM/HER/THEM/IT?  

This question is not merely intended to our fellow human beings but to the whole God's creatures include animals and plants and even to those beyond our understanding. 

Versi Bahasa Indonesia

Saya = kami = kita = dia = kamu = mereka = ini = itu

Perlakukan yang lain sama dengan bagaimana kamu ingin diperlakukan oleh yang lain.

Jika kita dapat menganggap bahwa manusia dan semua yang lain adalah diri kita sendiri, kita akan hidup dalam keharmonisan yang luar biasa. Memahami kehidupan yang didasari atas diskriminasi telah menyebabkan kekacauan hingga saat ini. Sekelompok orang atau negara atau pemuja agama tertentu, dsb, menganggap bahwa mereka lebih baik dan lebih unggul daripada yang lain. Manusia berpikir bahwa mereka lebih penting daripada hewan dan tumbuhan (berdasarkan sebutan manusia). Kesombongan inilah yang bertanggung jawab atas perang, kesengsaraan, kesusahan, penyiksaan, dan penderitaan lainnya.

Sangat lucu, orang tidak ingin terluka tetapi mereka terus menyakiti orang lain. Manusia menyukai orang benar dan jujur tetapi mereka tetap berdusta. Mereka suka memiliki keluarga yang bahagia tetapi mereka merusak kebahagiaan keluarga lainnya. Orang benci ditipu oleh orang lain tetapi mereka terus berbuat culas pada orang lain.

Pastilah ada cara untuk memahami orang lain seperti memahami diri sendiri jika kita ingin hidup berdampingan dalam sebuah keharmonisan di ibu bumi kita yang indah ini. Sebelum melakukan sesuatu yang akan memengaruhi (hidup) orang lain, jika kita selalu dapat bertanya pada hati nurani kita dengan pertanyaan BAGAIMANA JIKA SAYA ADALAH KAMU/DIA/MEREKA?

Pertanyaan ini tidak hanya ditujukan pada sesama manusia saja tetapi untuk semua makhluk Tuhan termasuk hewan dan tumbuhan dan bahkan pada mereka (kehidupan) yang ada diluar pemahaman kita.
    

Share This Post: