BUKAN APA YANG ANDA MAKAN TETAPI PERASAAN DAN PIKIRAN ANDA SAAT MAKAN YANG PALING UTAMA - IT'S NOT MUCH ABOUT WHAT YOU EAT, INSTEAD YOUR FEELING AND THOUGH WHILE YOU'RE EATING ARE MOST PIVOTAL

Saya menulis artikel ini untuk diri saya sendiri. Namun, jika ada yang membaca dan isinya tidak sesuai dengan kredo anda, mari bersikap toleran karena perbedaanlah yang telah membuat hidup ini indah. Hanya Tuhan yang tahu kebenaran sejati. Semoga dalam setiap pikiran, perkataan dan perbuatan yang kita lakukan selalu dalam bimbingan-Nya. Dengan kesucian hati kita dan dengan selalau mendengarkan bisikan nurani kita, kita akan selalu hidup dalam kebahagiaan sejati. 

I have written this article for myself. Yet, if you read this and, the contents don't meet your creed, lets be tolerant because differences have been making this life beautiful. Only God knows the true truth. May in every thought, talk and deed we take will be under His guidance. With purity of our heart and following our conscience, we are always living in true happiness.
*** *** ***

Makanan yang sama dapat memberi efek berbeda pada tubuh setiap orang. Saya beberapa kali mendengar bahwa mereka yang telah melakukan diet ketat tetap saja sakit. Selain memahami bahwa tubuh setiap orang berbeda, ini juga disebabkan oleh cara kita berbicara dengan tubuh kita dan makanan saat sedang makan 🍜 tidak sama satu sama lain.



Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa kita lebih baik mengurangi makan tetapi sebaliknya menambahkan lebih banyak doa saat makan. Pada akhirnya, kita akan memahami bahwa energi yang kita dapatkan pada dasarnya berasal dari pikiran dan perasaan kita saat kita sedang makan dan hanya sedikit yang berasal dari apa yang kita makan.



Kita akan merasa berbeda jika saat makan kita terus berkata dalam hati, 'terima kasih Tuhan, terima kasih Semesta, terima kasih tubuhku, terima kasih makanan' Apa pun yang kita makan, jangan pernah meragukannya. Jangan pernah membiarkan pikiran kita berpikir dan merasa bahwa makanan itu akan dapat membuat kita sakit, tetapi teruslah mengatakan bahwa makanan itu akan menyehatkan tubuh kita, maka ia akan membuat tubuh kita tetap sehat dan akan memberi kita umur panjang🙋🍰



Dengan mengucap rasa terima kasih yang mendalam setiap saat, batin kita secara bertahap akan menuntun kita untuk memilih makanan kita. Kita mungkin tidak ingin dikatakan sebagai ' seorang vegetarian' tetapi kita akan merasa jauh lebih baik dengan mengkonsumsi 'makanan non-daging' tetapi kita tetap menghormati mereka yang masih mengkonsumsi daging. Suatu saat saya bertemu dengan seorang tamu di hotel, dia mengatakan bahwa dia adalah seorang vegetarian. Dia marah dengan staf yang membawa telur dan daging untuk tamu lain. Ya, di satu sisi dia tidak membunuh binatang tetapi di sisi lain dia telah menyakiti sesama manusia dengan mengata ngatai staf hotel. Bahkan dengan berpikir bahwa dia lebih baik daripada mereka yang mengonsumsi daging sudah menjadikannya seorang fanatik berlebih. Saat kita merasa dan berpikir lebih baik daripada yang lain, pada saat itu dengan kata lain kita merasa dan berpikir bahwa orang lain lebih buruk daripada kita dan menurut saya rasa ini bukanlah basis spiritual yang benar. Sering kali saya memesan makanan tanpa daging tetapi mereka masih memberi daging dalam makanan tersebut. Saya memilih untuk tidak mengeluh sama sekali, sebaliknya saya lebih suka menyisihkan dagingnya dan tetap menikmati makanan itu. Saya tidak akan melukai perasaan pelayan tempat makan itu dengan mengeluhkan hal itu. Saya akan menjaga perasaan baik saya tentang hal itu dan begitu juga saya akan tetap menjaga perasaan baik yang lain



Beberapa tahun yang lalu makanan tidak berlimpah seperti hari ini. Mereka bahkan makan makanan basi, namun mereka hidup dalam kehidupan yang sehat karena mereka sungguh sungguh menikmatinya tanpa kecemasan bahwa makanan akan membuat mereka tidak sehat. Saat ini, ada begitu banyak makanan berkualitas tinggi di sekitar, tetapi ketika dikonsumsi tanpa rasa syukur🙏, tanpa kebahagiaan😁, makanan tersebut tidak akan memberikan manfaat apa pun untuk kesehatan kita.

Share This Post: