WE CAN GAIN POWER BY SPREADING LOVE OR FEAR, EACH WILL BEAR RESULTS

"What goes around comes around". I am so grateful for myself that I have learnt this very important thing in life. I recently read how people who had gained their power in life through 'bad way' ended up in 'bad way'. If you read the history of some emperors in many countries where they gained their power trough coup or overthrow, at the end of the day they met the same fate. 


We're not going to far here. Look and ponder what happened to Gaddaffi  who ruled Libya for decades or Sadam Hussein of Iraq, Slobodan Milosevic of Yugoslavia (Serbia), just a few to mention. They gained their power through force and coercion. We have witnessed how they ended their lives. 

This should be more than enough being the proof that whatever you spread that you will harvest. People who gain their power trough fraud, violence and force tend to abuse their power at the end of the day. When they are getting greedy, this becomes the turning point for them to tumble. These people actually never had real or true power. That's false. The people around them are mostly opportunists. Those people don't support from their sincerity but for the benefits for their own sake.

We can develop a more wise way to still gain power trough love and compassion. This power is real power because it comes from our nature as a divine being. Fore sure this needs more patience due its process isn't instantaneous. There will be gradual manners until you deserve and wise enough. But once it's fruitful, the fruit will long last. The love you sow, the love you reap. The respect you give, the respect you get. This power comes from your inner being, it doesn't come from your ego that needs approval from others.    

*** *** ***

"Apa yang kita lakukan akan kembali lagi ke kita". Saya sangat bersyukur bisa belajar dan melihat hal yang sangat penting ini dalam kehidupan saya. Baru-baru ini saya membaca bagaimana orang-orang yang telah memperoleh kekuasaan mereka dalam hidup melalui 'cara cara yang tidak baik' berakhir dengan 'cara yang tidak baik juga'. Jika anda membaca sejarah beberapa kaisar di banyak negara di mana mereka memperoleh kekuasaan melalui kudeta atau penggulingan, pada akhirnya mereka juga mengalami nasib yang sama.

Kita tidak perlu jauh di sini. Lihat dan renungkan apa yang terjadi pada Gaddaffi yang memerintah Libya selama beberapa dekade atau Sadam Hussein dari Irak, Slobodan Milosevic dari Yugoslavia (Serbia), hanya untuk menyebutkan segelintir saja. Mereka mendapatkan kekuatan mereka melalui kekerasan dan paksaan dan kita telah menyaksikan bagaimana mereka mengakhiri hidup mereka.

Hal ini harusnya lebih dari cukup menjadi bukti bahwa apapun yang anda sebarkan itu yang akan anda panen. Orang-orang yang mendapatkan kekuatan mereka melalui penipuan, kekerasan, dan kekejaman cenderung menyalahgunakan kekuasaan mereka pada akhirnya. Ketika mereka menjadi serakah, ini menjadi titik balik bagi mereka untuk jatuh. Orang-orang ini sebenarnya tidak pernah memiliki kekuatan nyata atau sejati. Mereka hanya memiliki kekuatan palsu. Orang-orang disekitar mereka kebanyakan adalah oportunis. Orang-orang itu tidak mendukung dari ketulusan hati mereka tetapi hanya demi keuntungan dan kepentingan pribadi mereka sendiri.

Kita dapat mengembangkan cara yang lebih bijaksana untuk tetap mendapatkan kekuatan atau kekuasaan melalui cinta dan kasih sayang. Kekuatan ini adalah kekuatan sejati karena berasal dari sifat kita sebagai makhluk Kedewataan. Kita sadar cara ini membutuhkan lebih banyak kesabaran karena prosesnya tidak instan. Akan ada aturannya yang bertahap sampai anda layak dan cukup bijaksana. Tapi begitu berbuah, buahnya akan bertahan lama. Cinta yang kita tabur, cinta yang kita tuai. Rasa hormat yang kita berikan, rasa hormat yang kita dapatkan. Kekuatan ini berasal dari dirimu yang terdalam bukan berasal dari egomu yang membutuhkan persetujuan dari orang lain.

Share This Post: